Budidaya Serai Wangi, Mudah dan Sangat Menguntungkan

serai wangi
serai wangi - sumber : tribunnews,com
Wongtani.net - Punya lahan luas tapi masih kosong belum ada tanaman apapun, boleh ni, wongtani saranin tanam aja serai wangi. Peluang besar menanti dalam budidaya serai wangi. Selain mudah di budidayakan bernilai ekonomi tinggi tentunya.

Serai wangi sebenarnya adalah tanaman rumput - rumputan dari ordo graminales, tanaman ini khas tumbuh didaerah tropis seperti Indonesia.

Tanaman serai wangi tak kenal musim, dan selalu tumbuh setiap tahunya.

Dalam dunia perkulineran di Indonesia, serai wangi menjadi salah satu rempah khas disetiap masakan. Tidak hanya di Indonesia saja, di Thailand juga sama. Selain dijadikan sebagai bumbu dalam banyak masakan Serai Wangi juga banyak digunakan sebagai herbal.

Manfaat Serai Wangi 

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari tanaman serai wangi antara lain bisa dijadikan sebagai anti nyamuk, aromatik, anti bakteri, meredakan demam dan sakit kepala, anti piretik dan dapat pula dijadikan sebagai agen pembersih. Bahkan di India serai wangi digunakan sebagai bahan pengobatan tradisonal untuk demam,dan artritis. Selain itu serat selulosa serai wangi juga bisa dimanfaatkan untuk pembuatan kertas dan kardus.

Pertumbuhan Serai Wangi

Serai wangi sangat bagus di budidayakan pada suhu 18 – 25 oC dan pada ketinggian 350 – 600 mdpl.Sereh wangi tumbuh subur pada tanah yang lembab dan loamy (memiliki campuran pasir, tanah liat, dan materi organic yang kaya) dengan pH sekitar 6 – 7.5, dan pada pemaparan sinar matahari langsung. Sereh wangi juga membutuhkan banyak air sehingga akan tumbuh subur jika disiram secara periodik atau terpapar oleh curah hujan yang merata sepanjang tahun (dengan curah hujan ideal pada tingkat 1.800 – 2.500 mm/tahun).

Cara Budidaya Serai wangi

Untuk skala budidaya disarankan perlu dipersiapkan pengolahan lahan terlebih dahulu, walau tanaman ini sebetulnya tidak perlu serepot tanaman pangan dan industri yang lainya dari segi penanamanya, maksudnya serai wangi lebih mudah dan sangat mudah tumbuh di berbagai kondisitanah di Indonesia. Akan tetapi biar hasilnya lebih maksimal maka perlu dilakukan pola persiapan tanam serai wangi yang baik. Salah satunya siapkan lubang tanam dengan kedalaman 30x30x30 cm dan dengan jarak antar tanaman 100x100 cm. Di setiap lubang yang akan ditanami serai wangi beri pupuk dasar berupa kompos atau kohe matang per pokok / lubang yaitu 1-2 Kg.

Panen  daun  sereh wangi pertama  kali  pada saat  tanaman  berumur 6  bulan, dengan panen selanjutnya  dilakukan setiap 3 bulan berikutnya. Produksi rata-rata daun segar sereh wangi dapat mencapai angka 20 ton/ha/tahun pada panen pertama dan kedua di tahun pertama, dengan panen pada tahun ke empat dengan produksi 60 ton/ha dengan empat kali panen. Sereh wangi dapat  panen  sampai umur  6  tahun, namun dengan pemeliharaan yang baik, sereh wangi dapat panen sampai 10 tahun.

Sistem penanaman Serai wangi sebetulnya bisa secara monokultur maupun tumpang sari dengan tanaman lain. Akan tetapi Produktivitas sereh wangi yang ditumbuhkan dengan sistem polikultur sebagai tanaman selaan hanya menghasilkan 2,45 kg sereh wangi/rumpun, lebih rendah dibandingkan dengan produktivitas potensial sereh wangi yang ditumbuhkan dengan sistem monokultur yang dapat menghasilkan 4,5 kg sereh wangi/rumpun.

Minyak Serai Wangi

Hasil olahan serai wangi yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi adalah minyak serai wangi. Harga minyak serai wangi di bulan - bulan ini mencapi kisaran harga Rp. 340.000 / Kg. Seperti yang wongtani kutip dari tabloid sinar tani seorang petani dari Sumatera Barat ( Djauari ) dapat meraup keuntungan kotor sebesar 32 Juta / Bulan dari penjualan hasil penyulingan minyak Serai Wanginya. Berarti usaha pertanian Serai Wangi termasuk usaha pertanian yang sangat berpotensi untuk bisa dikembangakan.

Ekspor Serai wangi

permintaan sereh wangi juga cukup tinggi dan dengan harga yang stabil dan cenderung meningkat (sebesar 3 – 5% per tahun). Negara importir sereh wangi terbesar Indonesia adalah Singapura, Jepang, Australia, Meksiko, India, Taiwan, Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Jerman dan Spanyol. Konsumsi sereh wangi global mencapai angka 2.000 – 2.500 ton per tahun dan dengan 200 – 250 tonnya dipenuhi oleh ekspor Indonesia.

Persebaran Serai wangi di Indonesia

Dari data yang kami dapatkan dari LIPI bahwa sebaran serai wangi di Indonesia berpusat di Jawa, Khususnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Menurut data pusat statistik daerah yang banyak mengembangkan serai wangi yaitu Jabar, Jateng, Kalbar, Sulsel.Adapun pangsa produksi minyak serai wangi 95 % berada di Jawa Barat dan Jawa Tengah.




Belum ada Komentar untuk "Budidaya Serai Wangi, Mudah dan Sangat Menguntungkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel