Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara budidaya cabe rawit dari penyemaian sampai panen

Cara Budidaya Cabe RawitSource: bing.com

Memilih Bibit Cabe Rawit yang Baik

Bibit cabe rawit dapat diperoleh di toko pertanian terdekat. Pilihlah bibit yang sehat, subur, dan bebas dari hama dan penyakit. Pastikan bibit yang dipilih telah memiliki akar dan tunas yang sehat, serta batang yang kuat.

Menyiapkan Media Tanam

Media tanam bisa menggunakan campuran antara tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Campurkan bahan-bahan tersebut dengan air hingga basah merata. Kemudian, simpan media tanam dalam polybag atau pot untuk ditanam.

Merawat Bibit dalam Polybag

Simpan bibit cabe rawit dalam polybag dengan media tanam yang telah disiapkan. Jangan lupa beri lubang kecil pada polybag sebagai ventilasi dan drainase air. Tempatkan polybag di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Merawat Bibit dalam Pot

Letakkan bibit cabe rawit di dalam pot yang juga telah diisi dengan media tanam. Pilih pot yang ukurannya cukup untuk menampung bibit dan memperhatikan pengairan agar tidak terlalu basah atau kering. Tempatkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Menanam Bibit Cabe Rawit

Setelah bibit cabe rawit siap ditanam, pindahkan bibit ke lahan tanam dengan jarak tanam sekitar 30 cm x 30 cm. Jangan lupa siram bibit dengan air secukupnya agar cepat tumbuh dan berkembang.

Menjaga Kondisi Tanaman Cabe Rawit

Perawatan tanaman cabe rawit perlu diperhatikan agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut ini adalah tips menjaga kondisi tanaman cabe rawit:

  • Siram tanaman cabe rawit secara teratur
  • Beri pupuk pada tanaman cabe rawit
  • Bersihkan rumput di sekitar tanaman cabe rawit
  • Hindari tanaman cabe rawit dari serangan hama dan penyakit

Pemberian Pupuk

Pupuk yang cocok untuk tanaman cabe rawit adalah pupuk NPK dengan kandungan nitrogen sekitar 16%, fosfor sekitar 16%, dan kalium sekitar 16%. Pupuk dapat diberikan dalam interval 1-2 minggu sekali.

Panen Cabe Rawit

Tanaman cabe rawit bisa dipanen setelah berumur sekitar 2-3 bulan. Cabe yang matang dapat dipanen dengan cara memotong atau mencabut. Jangan lupa simpan cabe rawit yang sudah dipanen di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga kualitasnya.

Table: Jumlah Produksi Cabe Rawit

BulanJumlah Produksi (kg)
Juli20
Agustus25
September30
Oktober35

FAQ Budidaya Cabe Rawit

Apa saja jenis cabe rawit yang bisa ditanam?

Ada beberapa jenis cabe rawit yang bisa ditanam, diantaranya cabe rawit merah, cabe rawit hijau, dan cabe rawit orange.
Pilih jenis cabe rawit yang paling cocok dengan kondisi lahan tanam, iklim, dan kebutuhan pasar.

Berapa lama masa tanam cabe rawit?

Masa tanam cabe rawit berlangsung sekitar 3-4 bulan sejak penyemaian hingga masa panen.
Pada masa tersebut, pastikan memberikan perawatan yang tepat agar cabe rawit dapat tumbuh dengan sehat dan produktif.

Apakah cabe rawit mudah terserang hama dan penyakit?

Cabe rawit rentan terserang hama dan penyakit seperti kutu daun, ulat, dan layu.
Oleh karena itu, perhatikan kebersihan dan kondisi lingkungan sekitar tanaman cabe rawit agar tidak terkena serangan hama dan penyakit.

Posting Komentar untuk "cara budidaya cabe rawit dari penyemaian sampai panen"