Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara budidaya calandiva

Gambar CalandivaSource: bing.com

Calandiva adalah jenis tanaman hias yang sangat populer di Indonesia. Tanaman ini memiliki bunga yang indah dan tahan lama. Calandiva dapat tumbuh baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, perlu dilakukan beberapa tips dan trik dalam proses budidaya calandiva.

Proses Penanaman Calandiva

Proses penanaman calandiva sebenarnya cukup mudah. Pertama-tama pilih lokasi penanaman yang tidak terkena sinar matahari langsung. Kemudian, pilih pot atau wadah yang cukup besar dan beri lubang drainase di bawahnya. Setelah itu, timbun pot dengan campuran tanah, pupuk, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1.

Tambahkan juga tanah organik atau kompos ke dalam campuran tersebut. Setelah itu, taruh benih calandiva di atas campuran tersebut. Siram perlahan sampai benih terbenam setengah dalam campuran tanah. Setelah itu, tutup dengan sedikit campuran tanah dan siram lagi.

Bahan-bahan yang Dibutuhkan:

  • Pot atau wadah yang cukup besar
  • Tanah
  • Pupuk
  • Pasir
  • Tanah organik atau kompos
  • Benih calandiva

Perawatan Calandiva

Setelah proses penanaman selesai, calandiva perlu dirawat dengan baik agar bisa tumbuh dengan sehat dan subur. Pastikan tanaman tersebut terkena sinar matahari setidaknya 4 jam dalam sehari. Namun, jangan biarkan terkena sinar matahari langsung untuk menghindari daun yang terbakar.

Siram tanaman tersebut secara teratur dengan air bersih. Pastikan tanah tidak terlalu lembab atau terlalu kering. Selain itu, beri pupuk setiap 2 minggu sekali untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Tips Perawatan Calandiva:

  • Jangan terlalu sering menyiram tanaman
  • Tanaman harus terkena sinar matahari minimal 4 jam per hari
  • Beri pupuk setiap 2 minggu sekali
  • Potong bunga yang sudah mati agar tidak mengganggu tumbuhnya bunga baru

Hama yang Menyerang Calandiva

Meskipun tidak terlalu sering, namun calandiva bisa diserang oleh beberapa jenis hama seperti kutu daun dan tungau laba-laba. Ketika terkena hama, daun calandiva akan terlihat menguning dan jatuh. Untuk mengatasi masalah ini, bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida alami seperti larutan sabun atau minyak neem pada daun yang terinfeksi.

Daftar Hama yang Sering Menyerang Calandiva:

  1. Kutu daun
  2. Tungau laba-laba
  3. Kutu putih
  4. Ulat daun

Cara Menanam Calandiva dengan Benih

Jika ingin menanam calandiva dengan benih, perlu beberapa persiapan seperti mempersiapkan media tanam, menyebar benih, dan menutupi benih dengan tipis tanah. Setelah itu, tanam potongan daun calandiva ke dalam media tanam dengan jarak yang cukup.

Beri sedikit air pada media tanam dan tutupi dengan plastik. Tempatkan pot tersebut di tempat yang terkena sinar matahari secukupnya. Setelah 1-2 minggu, tanaman calandiva akan mulai tumbuh.

Alat dan Bahan yang Diperlukan:

  • Media tanam
  • Benih calandiva
  • Potongan daun calandiva
  • Plastik

Kesimpulan

Cara budidaya calandiva sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain itu, calandiva juga bisa tumbuh baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, pastikan melakukan perawatan dengan baik dan teratur. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca.

FAQ

1. Apakah Calandiva Bisa Tumbuh di Luar Ruangan?

Ya, calandiva bisa tumbuh baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan dengan syarat tidak terkena sinar matahari langsung.

2. Bagaimana Mengatasi Hama yang Menyerang Calandiva?

Untuk mengatasi hama yang menyerang calandiva bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida alami seperti larutan sabun atau minyak neem pada daun yang terinfeksi.

3. Berapa Lama Tanaman Calandiva Bisa Bertahan?

Tanaman calandiva bisa bertahan selama 3-4 bulan.

Posting Komentar untuk "cara budidaya calandiva"