Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara budidaya durian kane

Durian KaneSource: bing.com

Memiliki cita rasa yang manis dan aromanya yang khas, Durian Kane menjadi salah satu jenis durian yang banyak diminati. Jika Anda tertarik untuk membudidayakan durian Kane sendiri, berikut ini adalah panduan lengkapnya.

1. Pilih Bibit Unggul

Untuk memulai budidaya durian Kane, Anda harus memilih bibit unggul. Pilih bibit yang berasal dari pohon durian kane yang sudah terbukti produktif dan berkualitas. Pastikan bibit yang dipilih juga bebas dari penyakit dan hama.

1.1. Ciri-ciri Bibit Durian Kane yang Berkualitas

  • Memiliki daun yang lebat dan sehat
  • Berbatang tegak dan tidak bengkok
  • Berkayu keras dan tidak mudah patah
  • Ukuran biji sedang dan proporsional

2. Persiapan Lahan

Persiapan lahan sangat penting untuk membudidayakan durian Kane. Pastikan lahan yang akan digunakan memiliki kondisi tanah yang subur dan terdapat sumber air yang cukup. Persiapkan lubang tanam dengan ukuran 1x1x1 meter.

2.1. Pemupukan

Sebelum melakukan penanaman bibit, lakukan pemupukan terlebih dahulu. Campurkan pupuk kandang dengan pupuk NPK dengan perbandingan 2:1. Jumlah pupuk yang diperlukan adalah 5-7 kg/hole.

3. Penanaman Bibit

Setelah persiapan lahan selesai, saatnya melakukan penanaman bibit. Tanam bibit pada kedalaman 60-70 cm. Pastikan bibit diletakkan dengan posisi yang tegak dan rapatkan tanah di sekitarnya.

3.1. Pemeliharaan Bibit

Pemeliharaan bibit dilakukan dengan memberikan air secara teratur dan melakukan pemangkasan pada cabang yang tidak diperlukan. Pemangkasan dilakukan pada umur 3 bulan setelah tanam.

4. Perawatan Tanaman

Agar tanaman durian Kane dapat tumbuh optimal, lakukan perawatan tanaman dengan cara memberikan pupuk secara teratur dan menjaga kelembaban tanah. Lakukan penyiraman pada tanaman secara teratur setiap 3 hari sekali.

4.1. Pemupukan

Pemupukan dilakukan 3 kali dalam setahun yaitu pada awal musim hujan, pertengahan musim kemarau, dan akhir musim kemarau. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk NPK dan pupuk kandang.

4.2. Pengendalian Hama dan Penyakit

Agar tanaman durian Kane terhindar dari hama dan penyakit, lakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan insektisida dan fungisida. Lakukan penyemprotan pada pagi atau sore hari serta hindari penyemprotan pada siang hari.

5. Panen Durian Kane

Durian Kane dapat dipanen pada umur 5-7 tahun setelah tanam. Panen dilakukan pada saat buah sudah matang dengan ciri-ciri kulit yang berwarna hijau kekuningan dan kulit buah yang sedikit bergetar jika digoyangkan.

5.1. Penyimpanan Buah Durian Kane

Setelah dipanen, simpan buah durian Kane pada suhu ruang selama 1-3 hari. Simpan buah dalam wadah yang rapat agar aroma tidak tersebar.

6. Keuntungan Budidaya Durian Kane

Budidaya durian Kane memiliki potensi keuntungan yang cukup besar. Durian Kane memiliki harga yang cukup tinggi di pasaran dan memiliki pasar yang terus berkembang.

6.1. Tabel Keuntungan Budidaya Durian Kane

KomponenHarga
BibitRp 50.000
Persiapan LahanRp 5.000.000
PemeliharaanRp 7.500.000
PanenRp 30.000.000
TotalRp 42.550.000

6.2. FAQ Budidaya Durian Kane

Apa saja ciri-ciri bibit durian Kane yang berkualitas?

Bibit durian Kane yang berkualitas memiliki daun yang lebat dan sehat, berbatang tegak dan tidak bengkok, berkayu keras dan tidak mudah patah, serta ukuran biji yang sedang dan proporsional.

Kapan waktu yang tepat untuk memupuk tanaman durian Kane?

Pemupukan dilakukan 3 kali dalam setahun yaitu pada awal musim hujan, pertengahan musim kemarau, dan akhir musim kemarau dengan menggunakan pupuk NPK dan pupuk kandang.

Berapa umur tanaman durian Kane untuk dipanen?

Durian Kane dapat dipanen pada umur 5-7 tahun setelah tanam.

Posting Komentar untuk "cara budidaya durian kane"