Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara budidaya fittonia

Cara Budidaya FittoniaSource: bing.com

Fittonia merupakan tanaman hias yang populer karena memiliki daun yang indah dan berwarna-warni. Tanaman ini mudah tumbuh dan cocok untuk ditanam di dalam ruangan. Namun, untuk mendapatkan hasil yang baik, perlu mengikuti beberapa langkah dalam budidaya fittonia. Berikut adalah panduan lengkapnya.

1. Pilih Jenis Fittonia yang Cocok

Sebelum memulai budidaya fittonia, pertama-tama harus memilih jenis fittonia yang cocok. Ada banyak jenis fittonia yang tersedia, seperti fittonia argyroneura, fittonia albivenis, dan fittonia verschaffeltii. Setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda, seperti warna dan bentuk daun. Pilih jenis yang sesuai dengan keinginan dan kondisi lingkungan tempat ditanam.

1.1 Fittonia Argyroneura

Jenis fittonia ini memiliki daun berwarna hijau dengan urat perak yang menawan. Fittonia argyroneura cocok ditanam di tempat yang cukup terang, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung. Tanaman ini lebih baik tumbuh di tempat yang agak lembab.

1.2 Fittonia Albivenis

Fittonia albivenis memiliki daun hijau yang berbentuk oval dengan urat putih yang kontras. Tanaman ini cocok ditanam di area yang teduh. Namun, jangan terlalu sering menyiramnya karena dapat menyebabkan kerusakan pada akar.

1.3 Fittonia Verschaffeltii

Jenis fittonia ini memiliki daun berbentuk hati dengan warna merah cerah yang menarik. Fittonia verschaffeltii lebih suka ditanam di tempat yang agak terang. Tanaman ini juga membutuhkan kelembapan yang cukup, jadi jangan terlalu lama tanpa disiram.

2. Siapkan Media Tanam yang Cocok

Setelah memilih jenis fittonia yang cocok, langkah berikutnya adalah menyiapkan media tanam yang cocok. Fittonia lebih suka ditanam pada media tanam yang lembab dan kaya nutrisi. Ada beberapa jenis media tanam yang dapat digunakan, seperti campuran serbuk gergaji, sekam bakar, dan cocopeat dalam perbandingan yang sama.

2.1 Campuran Serbuk Gergaji

Campuran serbuk gergaji cocok digunakan sebagai media tanam fittonia. Serbuk gergaji yang digunakan harus yang tidak mengandung zat pengawet. Campurkan serbuk gergaji dengan pupuk kandang dan pasir dalam perbandingan 2:1:1. Aduk rata dan siram dengan air.

2.2 Sekam Bakar

Sekam bakar juga dapat digunakan sebagai media tanam fittonia. Sekam bakar yang digunakan harus yang sudah dicuci bersih dan dijemur terlebih dahulu. Campurkan sekam bakar dengan pupuk kandang dan pasir dalam perbandingan yang sama. Aduk rata dan siram dengan air.

2.3 Cocopeat

Cocopeat adalah serbuk sabut kelapa yang sudah dicacah halus. Cocopeat mempunyai sifat menyerap air yang tinggi sehingga cocopeat cocok digunakan sebagai media tanam tanaman hias seperti fittonia. Campurkan cocopeat dengan pasir dan pupuk kandang dalam perbandingan 2:1:1. Aduk rata dan siram dengan air.

3. Tanam Benih atau Tunas Fittonia

Setelah menyiapkan media tanam yang cocok, langkah selanjutnya adalah menanam benih atau tunas fittonia di dalam pot. Letakkan 2-3 biji benih atau 1-2 tunas fittonia di dalam pot berukuran sedang yang sudah diisi dengan media tanam. Lubangi media tanam dengan jari dan masukkan benih atau tunas ke dalam lubang tersebut. Tutup kembali lubang dengan media tanam dan siram dengan air secukupnya.

4. Siram Tanaman Secara Teratur

Setelah menanam benih atau tunas fittonia, langkah selanjutnya adalah merawat tanaman dengan cara menyiram secara teratur. Fittonia membutuhkan kelembapan yang cukup untuk tumbuh dan berbunga dengan baik. Sebaiknya siram tanaman setiap 2-3 hari sekali atau sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tumbuh.

5. Pupuk Tanaman Secara Berkala

Untuk memastikan tanaman fittonia tumbuh dengan baik, perlu memberikan pupuk secara berkala. Pupuk yang cocok untuk fittonia adalah pupuk kandang atau pupuk organik. Berikan pupuk setiap 2 minggu sekali atau sesuai dengan petunjuk pada kemasan pupuk. Jangan memberikan pupuk terlalu banyak karena dapat menyebabkan keracunan pada tanaman.

6. Jaga Kelembapan Tanaman

Fittonia membutuhkan kelembapan yang cukup agar tumbuh dan berbunga dengan baik. Oleh karena itu, usahakan untuk menjaga kelembapan tanaman dengan cara menyiram secara teratur dan memperhatikan kondisi lingkungan tempat tumbuh. Jika lingkungan terlalu kering, maka tanaman akan mengalami masalah pada daun seperti ujung daun mengering.

7. Pemangkasan Tanaman Fittonia

Pemangkasan tanaman fittonia perlu dilakukan untuk menjaga bentuk dan pertumbuhan tanaman. Pemangkasan dilakukan dengan cara memotong cabang atau daun yang sudah tua atau rusak. Jangan memotong terlalu banyak karena dapat merusak pertumbuhan tanaman dan dapat menyebabkan kerusakan pada akar.

8. Pindahkan Tanaman ke Pot yang Lebih Besar

Jika tanaman fittonia sudah tumbuh besar dan akar sudah mulai keluar dari pot, maka perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar. Pilih pot yang cukup besar untuk menampung akar tanaman dan isi dengan media tanam yang sama seperti sebelumnya. Jangan terlalu sering memindahkan tanaman karena dapat merusak sistem akar.

9. Kendalikan Hama dan Penyakit

Tanaman fittonia rentan terhadap serangan hama seperti kutu daun dan tungau. Jika terjadi serangan hama, segera kendalikan dengan cara menyemprotkan insektisida atau cairan sabun. Tanaman juga rentan terhadap penyakit seperti jamur. Jika terjadi penyakit, segera kendalikan dengan cara mengganti media tanam dan menyemprotkan fungisida.

Simpulan

Budidaya fittonia merupakan hal yang mudah asalkan diperhatikan beberapa hal penting. Memilih jenis fittonia yang cocok, menyiapkan media tanam yang cocok, menanam benih atau tunas, merawat tanaman dengan cara menyiram dan memberikan pupuk secara teratur, menjaga kelembapan tanaman dan merawat tanaman dengan cara memangkas, memindahkan ke pot yang lebih besar dan mengendalikan hama dan penyakit. Dengan mengikuti panduan lengkap ini, diharapkan dapat menumbuhkan fittonia dengan baik dan menambah keindahan ruangan.

NoPanduan Budidaya Fittonia
1Pilih jenis fittonia yang cocok dengan kondisi lingkungan tempat tumbuh.
2Siapkan media tanam yang cocok seperti campuran serbuk gergaji atau cocopeat.
3Tanam benih atau tunas fittonia di dalam pot berukuran sedang dengan media tanam yang sudah disiapkan.
4Siram tanaman secara teratur dan berikan pupuk secara berkala.
5Jaga kelembapan tanaman dengan cara menyiram dan memperhatikan kondisi lingkungan tempat tumbuh.
6Pemangkasan dilakukan untuk menjaga bentuk dan pertumbuhan tanaman.
7Pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar jika akar sudah mulai keluar dari pot.
8Kendalikan hama dan penyakit dengan cara menyemprotkan insektisida atau fungisida.

FAQ

1. Apa saja jenis fittonia yang cocok untuk ditanam di dalam ruangan?

Jenis fittonia yang cocok untuk ditanam di dalam ruangan antara lain fittonia argyroneura, fittonia albivenis, dan fittonia verschaffeltii.

Setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda, seperti warna dan bentuk daun. Pilih jenis yang sesuai dengan keinginan dan kondisi lingkungan tempat ditanam.

2. Bagaimana cara merawat tanaman fittonia agar tumbuh dengan baik?

Beberapa cara merawat tanaman fittonia agar tumbuh dengan baik antara lain menyiram secara teratur, memberikan pupuk secara berkala, menjaga kelembapan tanaman, merawat tanaman dengan cara memangkas dan memindahkan ke pot yang lebih besar, serta mengendalikan hama dan penyakit.

Dengan mengikuti panduan lengkap ini, diharapkan dapat menumbuhkan fittonia dengan baik dan menambah keindahan ruangan.

Posting Komentar untuk "cara budidaya fittonia"