Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara budidaya jagung manis secara benar menurut teori

Cara Budidaya Jagung Manis Secara Benar Menurut TeoriSource: bing.com

Pendahuluan

Jagung manis adalah komoditas pertanian yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Jagung manis banyak di konsumsi sebagai sayuran, camilan, dan bahan baku industri. Bagi para petani, jagung manis merupakan alternatif penghasilan selain padi dan cabai. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara budidaya jagung manis secara benar menurut teori.

Persiapan Lahan

Pengolahan Tanah

Persiapan lahan sangat penting dalam budidaya jagung manis. Tanah yang baik untuk budidaya jagung manis adalah tanah yang gembur, subur, dan memiliki kandungan unsur hara yang cukup. Untuk itu, tanah perlu diolah dengan baik dengan cara dicangkul, dicapur dengan pupuk kandang atau pupuk kompos, dan dibiarkan selama beberapa minggu sebelum ditanami.

Pemupukan

Pupuk merupakan salah satu hal penting dalam budidaya jagung manis. Pupuk yang dibutuhkan dalam budidaya jagung manis adalah pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk diberikan sekitar 2 minggu sebelum tanam dengan dosis 5-10 ton/ha. Selain itu, pupuk urea juga diberikan saat tanaman mulai tumbuh dengan dosis 100-150 kg/ha.

Penanaman

Penanaman jagung manis bisa dilakukan dengan sistem monokultur atau tumpangsari. Dalam sistem monokultur, jagung manis ditanam tanpa campuran dengan tanaman lain. Sedangkan dalam tumpangsari, jagung manis ditanam bersama tanaman lain seperti kacang hijau, kacang tanah atau ubi kayu.

Pengelolaan Tanaman

Penyiraman

Jagung manis membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Irigasi dilakukan secara teratur terutama pada musim kemarau. Sebaiknya penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari kelembaban yang berlebihan.

Pembersihan Gulma

Gulma dapat menekan pertumbuhan jagung manis dan menyebabkan rendahnya hasil panen. Oleh karena itu, pembersihan gulma harus dilakukan secara teratur. Gulma dapat dibersihkan dengan cara mencabut atau dengan menggunakan herbisida selektif.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Jagung manis dapat diserang oleh berbagai jenis hama seperti ulat grayak, pengorok daun, dan kutu daun. Penyakit yang sering menyerang jagung manis adalah karat daun, busuk batang, dan busuk pangkal batang. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara penggunaan pestisida dan pengelolaan lingkungan tanaman.

Panen

Jagung manis biasanya siap untuk dipanen setelah 2-3 bulan setelah tanam. Ciri-ciri jagung manis siap panen adalah daun yang menguning dan biji yang sudah penuh. Panen dilakukan dengan cara memetik tongkol jagung dan kemudian diambil bijinya.

Kesimpulan

Budidaya jagung manis memang membutuhkan perhatian yang cukup, namun jika dilakukan dengan benar akan menghasilkan hasil panen yang melimpah. Persiapan lahan yang baik, pengelolaan tanaman yang optimal, serta pemilihan varietas yang tepat adalah kunci sukses dalam budidaya jagung manis.

BahanDosis
Pupuk kandang/kompos5-10 ton/ha
Pupuk urea100-150 kg/ha

FAQ

Apa saja hama yang menyerang jagung manis?
Beberapa hama yang menyerang jagung manis adalah ulat grayak, pengorok daun, dan kutu daun.

Kapan biasanya jagung manis siap dipanen?
Jagung manis biasanya siap untuk dipanen setelah 2-3 bulan setelah tanam.

Posting Komentar untuk "cara budidaya jagung manis secara benar menurut teori"