Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara budidaya kacang amazone

Kacang AmazoneSource: bing.com

Pendahuluan

Kacang Amazone (Mucuna pruriens) adalah sejenis tanaman merambat yang berasal dari Amerika Selatan. Selain sebagai tanaman hias, kacang Amazone juga dikenal sebagai sumber kandungan L-dopa, sejenis senyawa yang dapat digunakan sebagai bahan obat untuk penyakit Parkinson. Selain itu, kacang Amazone juga diketahui memiliki khasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan penghilang rasa sakit.

Persiapan Lahan

Sebelum melakukan budidaya kacang Amazone, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Pertama, pilihlah lahan yang memiliki ketinggian lebih dari 500 mdpl, karena kacang Amazone dapat tumbuh optimal pada ketinggian tersebut. Selain itu, pastikan juga bahwa lahan yang dipilih memiliki pH tanah sekitar 6-7 dan memiliki kandungan humus yang cukup. Setelah itu, lakukan pembuatan bedengan dengan ukuran 1 m x 1 m dan jarak antar bedengan sekitar 50-60 cm.

Bahan yang Dibutuhkan

  • Sekop
  • Cangkul
  • Pupuk kandang
  • Tanah subur
  • Bibit kacang Amazone
  • Alat penyiram
  • Alat penggembur tanah

Pembibitan

Untuk pembibitan kacang Amazone, siapkan media tanam berupa campuran tanah subur dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Kemudian, buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 2 cm dan jarak antar lubang sekitar 20-30 cm. Setelah itu, letakkan bibit kacang Amazone ke dalam lubang dan tutup kembali dengan tanah. Selanjutnya, siramlah bibit tersebut dengan air secukupnya dan jaga kelembapan tanah dengan penyiraman secara teratur.

Perawatan Tanaman

Setelah bibit kacang Amazone ditanam, jangan lupa untuk melakukan perawatan secara teratur. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan dalam perawatan kacang Amazone:

  • Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau.
  • Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.
  • Lakukan pemupukan setiap 2-3 bulan sekali, dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos.
  • Setelah tanaman mencapai usia 2-3 bulan, pilihlah beberapa ranting yang sehat dan kuat untuk dijadikan sebagai tanaman utama. Kemudian, potonglah ranting-ranting yang tidak diperlukan.
  • Periksa secara berkala apakah ada serangan hama atau penyakit pada tanaman, dan lakukan langkah pencegahan atau pengobatan yang tepat.

Panen

Kacang Amazone dapat dipanen setelah mencapai usia 4-6 bulan. Tanda-tanda kacang Amazone siap panen adalah ketika kacang tersebut telah mengering dan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Untuk panen, cukup genggam batang tanaman dan tarik perlahan ke arah atas. Setelah itu, pisahkan kacang dari tangkai dan keringkan di bawah sinar matahari selama beberapa hari.

Kesimpulan

Budidaya kacang Amazone membutuhkan persiapan yang matang, seperti pemilihan lahan yang tepat dan persiapan media tanam yang baik. Selain itu, perawatan kacang Amazone juga perlu dilakukan secara rutin dan teratur, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pencegahan dan pengobatan terhadap hama dan penyakit. Dengan melakukan cara budidaya kacang Amazone yang baik dan benar, diharapkan hasil panen dapat memuaskan dan berkualitas tinggi.

Harga Penjualan Kacang Amazone
No.Nama PenjualHarga per KgLokasi
1Pak AndiRp 100.000Kabupaten Malang
2Bu SriRp 95.000Kota Batu
3Pak DodiRp 110.000Kota Surabaya

FAQ

1. Apakah kacang Amazone dapat tumbuh di dataran rendah?

Tidak, kacang Amazone dapat tumbuh optimal pada ketinggian lebih dari 500 mdpl.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk panen kacang Amazone?

Kacang Amazone dapat dipanen setelah mencapai usia 4-6 bulan.

3. Apa manfaat kacang Amazone bagi kesehatan?

Kacang Amazone dikenal sebagai sumber kandungan L-dopa, sejenis senyawa yang dapat digunakan sebagai bahan obat untuk penyakit Parkinson. Selain itu, kacang Amazone juga diketahui memiliki khasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan penghilang rasa sakit.

Posting Komentar untuk "cara budidaya kacang amazone"